Sebelum Kembali Pulang (Hari Ke – 7)

Hari terakhir P2M ini dimulai dengan ‘gugahan’ panitia Sub-Divisi Kerohanian yang membangunkan seluruh panitia untuk solat Shubuh. Hampir semua panitia bangun sedikit lebih terlambat dari biasanya karena acara internal malam kemarin yang selesai tengah malam.

Source : jelajahnusa.com

Agenda hari ini adalah pergi ke Kolam Mata Air Cimincul, sebelum akhirnya kembali pulang ke rumah masing-masing. Kolam Cimincul ini adalah kolam pemandian seperti kolam renang dengan airnya yang berasal langsung dari sumber mata airnya, sehingga airnya pun sangat jernih. Jadi dijamin bebas kaporit seperti kolam renang pada umumnya.

Sebelum berangkat, ternyata anak-anak desa sudah berkumpul di depan Rumah Putih dengan membawa bekal untuk renang. Di hari-hari sebelumnya, tepatnya ketika mengajar, beberapa panitia ada yang mengajak murid-muridnya untuk pergi ke Kolam Cimincul pada hari Minggu ini. Benar saja, mereka masih ingat dengan ajakan panitia dan datang untuk pergi Bersama ke Kolam Cimincul. Para panitia berangkat dengan berjalan kaki karena jaraknya yang tidak terlalu jauh, hanya sekitar 5-10 menit saja. Akses menuju lokasi juga bisa dicapai dengan menggunakan mobil.

Di perjalanan menuju Kolam Cimincul, terdapat sungai kecil yang melewati bawah jalan. Air sungai tersebut sangat jernih, tidak berbau dan tidak berasa. Bahkan panitia pernah mengambil air di sungai tersebut untuk keperluan mandi karena air di penginapan sangat minim.

Sampai di lokasi, setelah mengganti pakaian, panitia langsung menceburkan diri ke kolam. Kolam Cimincul ini sangat segar, atau lebih tepatnya dingin untuk ukuran warga perkotaan. Dasar dari kolam ini bukan keramik, namun masih alami dengan batu-batuan kecilnya Jadi sangat tidak disarankan untuk melompat ‘salto’ ke kolam karena berbahaya. Sambil berenang, pengunjung juga bisa merasakan refleksi ketika menginjak batu-batuan tersebut.

Selain Kolam Mata Air Cimincul, terdapat destinasi wisata lain di Desa Pasanggrahan ini, yaitu Curug Masigit. Untuk menuju Curug Masigit ini lokasinya satu arah dengan lokasi P2M kali ini, dan berjarak 500 meter dari rumah penginapan panitia. Keindahan Curug Masigit ini masih alami dan menyegarkan pikiran pengungunjung yang datang.

Setelah berwisata ke Kolam Cimincul dan Curug Masigit, panitia kembali ke penginapan untuk membereskan barang bawaannya. Transportasi yang digunakan panitia masih sama seperti ketika berangkat yaitu menggunakan motor dan truk militer. Sebelum pulang, panitia melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk mengabadikan momen-momen terakhir.

 

Terima kasih P2M KEMAKOM 2018 yang telah mengakrabkan seluruh panitia. Terima kasih Desa Pasanggrahan yang sudah bersedia menerima kami para panitia P2M untuk mengabdi. Terima kasih untuk anak-anak Desa Pasanggrahan yang selalu menemani dan menyemangati di kegiatan-kegiatan kami setiap harinya. Terima kasih untuk seluruh panitia yang sudah mau mengabdi untuk perubahan. Dan terima kasih juga untuk seluruh pembaca setia blog P2M. Nantikan cerita-cerita kami selanjutnya di P2M tahun depan. Sampai Jumpa 😊 (Publikasi / Burhan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s